Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Di Balik Deru Kendaraan, Doa dan Air Mata Mengiringi Laka Lantas di Tanah Datar

 


Tanah Datar — Musibah datang tanpa aba-aba. Jalan raya yang biasanya menjadi penghubung aktivitas warga, seketika berubah menjadi saksi duka akibat kecelakaan lalu lintas yang mengguncang kawasan Penyalaian, Kabupaten Tanah Datar. Di tengah kepiluan tersebut, Wakil Kepala Polda Sumatera Barat Brigjen Pol. Solihin S.I.K., M.H., CSPHR hadir langsung meninjau lokasi dan korban, membawa pesan empati, doa, dan penguatan bagi mereka yang terdampak. Senin (26/01/2026)

Didampingi Irwasda Polda Sumbar, Kabidhumas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr, Wadirlantas Polda Sumbar, Kapolres Padang Panjang, serta Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, S.Psi.

Waka Polda menyusuri lokasi kejadian dengan wajah penuh keprihatinan. Puing kendaraan, warung warga yang rusak, serta bekas benturan di aspal menjadi saksi betapa dahsyatnya musibah yang meninggalkan luka mendalam bagi banyak keluarga.

“Setiap musibah adalah ujian. Semoga para korban diberikan kesabaran dan kekuatan, serta keluarga yang terdampak diberi ketabahan. ” tutur Waka Polda dengan suara lirih saat berada di lokasi kejadian.

Usai meninjau lokasi, Brigjen Pol. Solihin melanjutkan kunjungan ke Rumah Sakit Ibnu Sina, Padang Panjang. Di ruang perawatan, ia menyalami para korban satu per satu, menyampaikan doa agar segera diberikan kesembuhan. Suasana haru tak terelakkan ketika doa dipanjatkan bersama, di tengah suara alat medis dan wajah keluarga korban yang menahan air mata.

Detik-detik yang Mengubah Segalanya

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat truk gandeng BK 9634 XA yang dikemudikan Bandes Hotmaruli Sihaloho melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman.

Truk gandeng menghantam dump truck BA 8089 NU yang dikemudikan Zulfia, lalu kembali melaju tak terkendali dan menabrak sepeda motor Honda Vario BA 6624 LAD yang dikendarai Yan Rahmad Alfajri, dengan Elvi Febriantisebagai penumpang. Benturan berlanjut hingga mengenai pangkalan ojek dan sejumlah pejalan kaki, yakni Dian Febri, Alfizan, dan Jafrizal, yang berada di sekitar warung pinggir jalan.

Musibah itu belum berhenti. Truk gandeng kembali melaju dan menabrak dua unit warung warga ,sebelum akhirnya berhenti di pekarangan rumah warga. Dalam sekejap, tawa dan aktivitas warga berganti dengan kepanikan, tangis, dan doa yang dipanjatkan.

Doa dan Ikhtiar

Akibat kejadian tersebut, seluruh kendaraan mengalami kerusakan, sementara para korban harus menjalani perawatan medis. Aparat kepolisian bersama unsur terkait bergerak cepat melakukan evakuasi dan penanganan, seraya melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa keselamatan di jalan adalah amanah, dan kehati-hatian adalah bentuk ikhtiar untuk menjaga nyawa. Di tengah duka, doa terus dipanjatkan agar para korban segera pulih dan musibah serupa tidak kembali terulang.


“Semoga Allah SWT melindungi kita semua dalam setiap perjalanan,"demikian doa yang terucap dari bibir warga di lokasi kejadian.