“Sejukkan Hati di Bulan Ramadhan: Kapolda Sumbar Sambut Kedatangan Ustadz Abdul Somad, Doa dan Nasihat Menggema di Mapolda”
Padang – Suasana religius dan penuh kekhidmatan menyelimuti Lapangan Apel Mapolda Sumatera Barat pada Senin (16/03/2026). selaku Kapolda Sumbar memimpin langsung rangkaian kegiatan penyambutan ulama kondang yang hadir memberikan nasihat serta doa bagi jajaran kepolisian di lingkungan .
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.30 WIB tersebut berlangsung khidmat dan sarat makna religius. Selain mempererat silaturahmi antara ulama dan aparat kepolisian, momen ini juga menjadi pengingat akan pentingnya nilai-nilai spiritual dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Sekitar pukul 09.20 WIB, Ustadz Abdul Somad bersama Kapolda Sumbar tiba di lokasi acara yang disambut oleh para Pejabat Utama (PJU) serta personel Polda Sumbar. Kehadiran sang ulama langsung disambut hangat oleh seluruh peserta kegiatan.
Memasuki pukul 09.30 WIB, kegiatan diawali dengan penanaman pohon dalam rangka peluncuran Program ASRI (Asri, Sejuk, Religius, dan Inspiratif) di lingkungan Polda Sumbar. Penanaman pohon tersebut menjadi simbol komitmen menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menanamkan nilai-nilai kebaikan bagi generasi mendatang.
Selanjutnya pada pukul 09.50 WIB, Kapolda Sumbar menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya menjaga integritas, keikhlasan, serta spiritualitas dalam melaksanakan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Di bulan suci Ramadhan ini, kita berharap kehadiran para ulama dapat memberikan kesejukan hati serta memperkuat iman dan takwa seluruh personel Polda Sumbar,” ujar Kapolda dalam sambutannya.
Pada pukul 10.30 WIB, acara dilanjutkan dengan penyerahan selempang serta piagam penghargaan kepada Ustadz Abdul Somad sebagai Penasehat Polda Sumbar, sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas kontribusi beliau dalam memberikan bimbingan moral dan spiritual.
Kemudian pada pukul 10.40 WIB, Ustadz Abdul Somad menyampaikan nasihat agama yang menyejukkan hati. Dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan pentingnya kejujuran, amanah, serta ketulusan dalam menjalankan tugas, terlebih bagi aparat yang memegang tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Acara yang penuh keberkahan tersebut ditutup dengan doa bersama serta sesi foto bersama pada pukul 11.00 WIB, sebagai simbol kebersamaan antara ulama dan jajaran kepolisian dalam menjaga kedamaian dan keberkahan di Ranah Minang.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara ulama dan aparat penegak hukum, serta membawa semangat religius dalam setiap langkah pengabdian kepada masyarakat. (Af)
