Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tumbuhkan Kepedulian Sosial, Bapas Padang Libatkan Klien Pemasyarakatan dalam Bakti Sosial di Mushalla Al-Ikhlas

Padang, 19 Juni 2026 – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Padang melaksanakan kegiatan bakti sosial yang melibatkan 10 (sepuluh) Klien Pemasyarakatan sebagai bagian dari program pembimbingan kemasyarakatan dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan di Mushalla Al-Ikhlas, Jalan Muara 40B, Kota Padang, tersebut bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial, semangat gotong royong, serta rasa tanggung jawab Klien Pemasyarakatan dalam mendukung proses reintegrasi sosial.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawasi langsung oleh Kepala Seksi Bimbingan Klien Dewasa (BKD), Alfin Djamalus, bersama Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Kelas I Padang. Para Klien bersama petugas melaksanakan gotong royong membersihkan halaman mushalla, merapikan lingkungan sekitar, serta mengumpulkan dan mengangkut sampah yang terdapat di lokasi kegiatan.

Kepala Seksi Bimbingan Klien Dewasa Bapas Kelas I Padang, Alfin Djamalus, menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial merupakan bagian dari proses pembimbingan yang bertujuan membentuk karakter dan meningkatkan kesadaran sosial Klien Pemasyarakatan.

“Melalui kegiatan ini, Klien tidak hanya diajak untuk menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga belajar tentang nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian terhadap masyarakat. Ini merupakan bagian dari proses pembinaan yang kami lakukan agar Klien siap kembali menjalankan fungsi sosialnya secara positif,” ujar Alfin.

Sementara itu, Kepala Bapas Kelas I Padang, Enjat Lukmanul Hakim, menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial merupakan salah satu bentuk nyata pelaksanaan fungsi pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan dan pemberdayaan.

“Pemasyarakatan tidak hanya berbicara tentang Pengamanan dan Pembinaan, tetapi juga tentang bagaimana membimbing dan mempersiapkan Klien agar mampu kembali diterima di tengah masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, Klien diberikan ruang untuk menunjukkan perubahan perilaku, menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial, serta berkontribusi secara langsung kepada lingkungan. Inilah esensi dari reintegrasi sosial yang menjadi tujuan utama sistem pemasyarakatan,” ungkap Enjat Lukmanul Hakim.

Lebih lanjut, Enjat menyampaikan bahwa keberhasilan proses reintegrasi sosial memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat. Menurutnya, kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial merupakan sarana yang efektif bagi Klien untuk membangun kembali kepercayaan diri sekaligus memperoleh penerimaan positif dari lingkungan sekitar.

Kegiatan bakti sosial ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat bahwa Bapas memiliki peran strategis dalam melaksanakan pembimbingan, pendampingan, pengawasan, dan penelitian kemasyarakatan terhadap Klien Pemasyarakatan. Melalui berbagai program pembimbingan yang dilaksanakan, Bapas berupaya mendorong perubahan perilaku dan meningkatkan kualitas hidup Klien agar dapat kembali menjadi anggota masyarakat yang produktif dan bertanggung jawab.

Dalam kegiatan tersebut Seluruh Klien menunjukkan partisipasi dan antusiasme yang baik selama kegiatan berlangsung, sehingga lingkungan Mushalla Al-Ikhlas menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman untuk digunakan oleh masyarakat dalam menjalankan aktivitas ibadah maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

Melalui kegiatan ini, Bapas Kelas I Padang terus berkomitmen menghadirkan pembimbingan yang humanis, profesional, dan bermanfaat, serta memperkuat sinergi antara pemasyarakatan dan masyarakat dalam mewujudkan keberhasilan reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan. (Af)