Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kapolsek Tanjung Emas Sambangi Tiga SD di Saruaso, Tanamkan Disiplin dan Cegah Kenakalan Anak Sejak Dini


TANAH DATAR — Kepedulian terhadap pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda terus ditunjukkan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar.

Kapolsek Tanjung Emas Iptu Enditiarman, S.Pd.I., M.A., bersama personelnya menyambangi tiga Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, Jumat (11/9/2026).

Tiga sekolah yang menjadi sasaran kunjungan tersebut yakni UPT SDN 18 Saruaso di Jorong Saruaso Utara, UPT SDN 09 Saruaso di Jorong Saruaso Barat, serta UPT SDN 16 Saruaso di Jorong Sungai Emas.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 11.20 WIB itu diisi dengan temu ramah, dialog, serta penyampaian bimbingan edukatif kepada tenaga pendidik dan para murid.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolsek didampingi P.S. Kanit Intel Polsek Tanjung Emas Aiptu Budi Ys, S.H., serta Bhabinkamtibmas Nagari Saruaso Aiptu Rivi Antony, S.H.

Program yang mengusung tema “Kapolsek Peduli Anak” tersebut menjadi salah satu upaya kepolisian membangun komunikasi dan kedekatan dengan anak-anak sejak usia dini.

Kapolres Tanah Datar melalui Kapolsek Tanjung Emas Iptu Enditiarman mengatakan, pendekatan kepada anak dilakukan secara humanis dengan memberikan pemahaman sederhana mengenai pentingnya aturan, kedisiplinan, serta perilaku yang baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, edukasi sejak dini diharapkan dapat membantu anak memahami batasan perilaku dan menjauhi berbagai tindakan yang berpotensi menimbulkan kenakalan anak.

“Kegiatan ini merupakan langkah preemtif kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, dimulai dari lingkungan pendidikan terkecil,” ujar Iptu Enditiarman saat dikonfirmasi, Jumat (11/9/2026).

Ia menambahkan, kehadiran polisi di lingkungan sekolah tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga menyangkut upaya membangun komunikasi dengan masyarakat, termasuk para pelajar.

“Sesuai arahan Bapak Kapolres Tanah Datar, Polri harus hadir bukan sebagai penegak hukum semata, melainkan sebagai sahabat anak dan mitra masyarakat. Kami ingin memastikan anak-anak mendapatkan edukasi moral yang baik agar terhindar dari pengaruh negatif sejak dini, sekaligus menumbuhkan rasa cinta dan kepercayaan mereka terhadap institusi kepolisian,” katanya.

Kunjungan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan para guru. Kehadiran personel kepolisian diharapkan dapat membuka ruang komunikasi yang lebih dekat antara polisi dengan lingkungan pendidikan.

Melalui kegiatan sambang dan pembinaan tersebut, Polsek Tanjung Emas mendorong terbangunnya sinergi antara kepolisian, sekolah, dan orang tua dalam memberikan pendampingan kepada anak.

Sinergi tersebut dinilai penting agar upaya membentuk generasi muda yang disiplin, memahami aturan, serta memiliki karakter positif dapat dilakukan secara bersama-sama sejak lingkungan pendidikan dasar.

Dengan pendekatan yang edukatif dan humanis, kehadiran polisi di tengah anak-anak diharapkan tidak hanya dipandang sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang dapat memberikan rasa aman sekaligus edukasi bagi generasi penerus.(Af)