Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Karhutla Kembali Mengamuk di Bungo, 2 Hektare Kebun Karet di Muko-Muko Bathin VII Terbakar

MUARA BUNGO – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Bungo, Jambi. Kali ini, sekitar 2 hektare lahan perkebunan karet di Dusun Mangun Jayo, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, dilanda kebakaran pada Jumat (4/9/2026) sore.

Informasi mengenai kebakaran diterima petugas sekitar pukul 17.45 WIB. Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Muko-Muko Bathin VII langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan membantu proses pemadaman.

Berdasarkan keterangan awal dari sejumlah saksi, kobaran api mulai terlihat pada sore hari menjelang Magrib. Namun, hingga saat ini belum diketahui secara pasti dari mana sumber api tersebut berasal.

Saat diketahui warga, api telah meluas di areal perkebunan karet.

Setibanya di lokasi, personel kepolisian bersama Babinsa dan masyarakat sekitar langsung berjibaku melakukan upaya pemadaman. Petugas mendapati api masih menyala dan proses pemadaman masih berlangsung.

Lahan yang terbakar diketahui merupakan milik Murniwati dan Samsuri, dengan luas area terdampak diperkirakan mencapai kurang lebih 2 hektare.

Sejumlah warga yang dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut di antaranya Sanusi, Lutni, Nurbaiti dan Faisol.

Polisi Turun Langsung ke Lokasi

Kasi Humas Polres Bungo Iptu Bambang JM membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Ia mengatakan, begitu menerima laporan masyarakat, personel kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan bersama unsur TNI dan masyarakat.

“Begitu mendapatkan informasi adanya kebakaran, personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan bersama Babinsa dan masyarakat. Saat petugas tiba, api masih terlihat dan masih dilakukan upaya pemadaman,” ujar Iptu Bambang JM.

Menurutnya, penyebab kebakaran hingga kini masih belum dapat dipastikan. Polisi masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta memeriksa kondisi di sekitar lokasi kejadian.

Petugas juga melakukan dokumentasi dan melaporkan perkembangan penanganan kepada pimpinan.

Masyarakat Diminta Tak Membakar Lahan

Iptu Bambang JM kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama pembakaran saat membersihkan maupun membuka lahan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan. Jika melihat adanya titik api atau kebakaran, segera laporkan kepada pihak kepolisian maupun petugas terkait agar dapat ditangani secepat mungkin,” tegasnya.

Polsek Muko-Muko Bathin VII selanjutnya akan meningkatkan kegiatan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan Karhutla.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa api yang awalnya kecil dapat dengan cepat meluas, terlebih saat kondisi lahan kering. Jika tidak segera ditangani, kebakaran dapat mengancam areal perkebunan hingga permukiman masyarakat.

Sinergi kepolisian, TNI dan masyarakat pun terus diperkuat untuk memastikan setiap laporan Karhutla dapat ditangani secepat mungkin serta mencegah api meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar. (Yorda)