Disentil DPR, Bareskrim Polri Gerak Cepat Usut Tambang Ilegal di Sumbar
KATA HARIAN Jakarta - Anggota DPR RI Andre Rosiade menyoroti keras masih maraknya aktivitas tambang ilegal di Sumatera Barat yang dinilai belum ditangani secara serius oleh aparat penegak hukum. Hal itu disampaikan Andre saat memberikan keterangan kepada awak media di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta.(14/01/2026)
“Tambang ilegal di Sumbar ini sudah lama dikeluhkan masyarakat. Dampaknya jelas, merusak lingkungan dan merugikan negara. Tidak boleh lagi ada pembiaran,” tegas Andre Rosiade kepada wartawan.
Usai menyampaikan pernyataan tersebut, Andre Rosiade langsung mendatangi Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dirtipiter) Bareskrim Polri di Mabes Polri. Ia menegaskan kehadirannya sebagai bentuk dorongan agar Polri bertindak tegas dan transparan.
“Saya datang langsung ke Bareskrim supaya persoalan ini ditangani serius. Negara tidak boleh kalah dengan tambang ilegal,” ujarnya.
Sorotan DPR RI tersebut langsung mendapat respons dari Kepolisian. Bareskrim Polri menyatakan akan mengusut tuntas seluruh praktik tambang ilegal di Sumatera Barat tanpa pandang bulu.
“Polri akan menindaklanjuti laporan dan informasi yang ada. Penegakan hukum akan dilakukan secara profesional,” kata perwakilan Bareskrim Polri.
Polri menegaskan penanganan kasus ini tidak akan berlarut-larut. Langkah cepat tersebut diharapkan menjadi bukti nyata bahwa kritik DPR tidak diabaikan dan penegakan hukum benar-benar berjalan.
Publik kini menunggu realisasi janji tersebut, mengingat isu tambang ilegal di Sumbar kerap mencuat namun minim penyelesaian. Penindakan tegas dinilai menjadi ujian serius bagi komitmen Polri dalam menegakkan hukum dan melindungi lingkungan.
Hal ini dikatakan langsung melalui akun Instagram miliknya @andre_rosiade yang dikutip Kata Harian Rabu (14/01/2026).
