Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Subuh Mubarak Perkuat Sinergi Sumbar, Kapolda Luncurkan Buku Pendidikan Karakter Berbasis Agama dan Culture Policing

 


PADANG – Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, TNI, dan Polri kembali diperkuat melalui kegiatan Subuh Mubarak dan Gerakan Subuh Berjamaah yang digelar di Masjid Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Padang, Minggu (5/7/2026). Bertepatan dengan 20 Muharam 1448 Hijriah, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat pembangunan karakter generasi muda yang religius, berintegritas, dan berakhlak mulia.

Kapolda Sumatera Barat, Komjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa berbagai persoalan sosial seperti dekadensi moral, kekerasan terhadap anak, hingga penyalahgunaan narkoba dapat dicegah melalui penguatan pendidikan karakter sejak usia dini.

Menurutnya, keluarga memiliki peran sebagai madrasah pertama dalam membentuk keimanan dan akhlak anak. Nilai-nilai tersebut kemudian dipadukan dengan konsep culture policing yang menanamkan disiplin, integritas, tanggung jawab, dan keteladanan sebagai bekal membangun generasi yang berkualitas.

"Melalui perpaduan pendidikan agama dan nilai-nilai culture policing, kita berharap lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan siap menghadapi tantangan zaman," ujar Kapolda.

Pada kesempatan tersebut, Polda Sumbar juga meluncurkan buku berjudul "Pendidikan Agama dan Culture Policing" sebagai panduan dalam membangun karakter, baik di lingkungan keluarga besar Polri maupun masyarakat secara luas.

Kabiro SDM Polda Sumbar, Kombes Pol. Anissullah M. Ridha, menambahkan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter anak. Menurutnya, penerapan pendidikan agama yang dipadukan dengan budaya disiplin di lingkungan keluarga akan melahirkan generasi yang memiliki kekuatan spiritual, moral, dan intelektual.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, mengungkapkan bahwa program Subuh Berjamaah mendapat sambutan yang sangat positif dari masyarakat. Bahkan, semakin banyak kalangan pelajar yang mulai membiasakan diri mengikuti kegiatan tersebut.

"Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa Gerakan Subuh Berjamaah telah menjadi bagian dari kebutuhan bersama. Sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, tokoh agama, dan masyarakat akan terus diperkuat demi menjaga Sumatera Barat tetap aman, nyaman, damai, dan kondusif," ujarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi, jajaran Forkopimda, pejabat utama Polda Sumbar, unsur TNI, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen lainnya. Kehadiran seluruh unsur tersebut menjadi simbol kuatnya kolaborasi dalam membangun Sumatera Barat yang religius, harmonis, dan berkarakter demi masa depan generasi penerus bangsa.(Af)