Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kapolres Bungo Turun Langsung Cek Hotspot, 1 Hektare Lahan Semak Terbakar di Sungai Buluh

BUNGO — Kesigapan jajaran Polres Bungo dalam mengantisipasi dan menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali ditunjukkan. Kapolres Bungo AKBP Zamri Elfino, S.I.K., turun langsung bersama personel melakukan ground check titik hotspot di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Senin (24/8/2026).

Pengecekan dilakukan sekitar pukul 12.00 WIB setelah terpantau adanya titik hotspot dengan tingkat kepercayaan sedang di wilayah tersebut. Setibanya di lokasi, petugas menemukan lahan semak belukar terbakar dengan luas kurang lebih 10.000 meter persegi atau sekitar 1 hektare.

Kapolres Bungo didampingi Wakapolres Bungo KOMPOL Aswindo Indriadi, S.Kom., M.H., Kabag Ops AKP Botben Mingan Pasaribu, S.E., M.H., Kasat Intelkam AKP Fajar Nugroho, Kasat Samapta, Kapolsek Muara Bungo AKP Andhi Styawan, S.Tr.K., S.I.K., serta personel lainnya.

Pemadaman langsung dilakukan oleh personel Polsek Muara Bungo bersama Satpol PP dan Damkar serta masyarakat sekitar. Berkat kerja sama tersebut, kobaran api berhasil dipadamkan sehingga tidak merambat ke area lainnya.

Hasil ground check menunjukkan lokasi merupakan lahan kosong yang dipenuhi semak belukar. Area tersebut berada di sekitar perkebunan karet dan tumbuhan bambu dengan kondisi tanah mineral.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara di lapangan, api kemungkinan berasal dari puntung rokok yang dibuang di sekitar pinggir jalan dan kemudian menyambar semak belukar yang kering.

Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab sebenarnya, termasuk mendalami kronologi kejadian, keterangan saksi serta aktivitas yang terjadi sebelum kebakaran.

Pemilik atau pengelola lahan juga masih dalam proses pendataan. Unit Tipidter Satreskrim Polres Bungo bersama Polsek Muara Bungo terus melakukan pendalaman guna memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Kasi Humas Polres Bungo menegaskan, setiap informasi mengenai titik hotspot akan segera ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung ke lapangan.

“Setiap informasi terkait hotspot langsung ditindaklanjuti dengan pengecekan di lapangan. Api sudah berhasil dipadamkan, namun proses penyelidikan tetap berjalan untuk memastikan penyebab dan status lahan,” ujar Kasi Humas Polres Bungo.

Polres Bungo mengimbau masyarakat untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta tidak membuang puntung rokok atau benda lain yang berpotensi menjadi sumber api secara sembarangan, terutama di kawasan yang dipenuhi semak dan vegetasi kering.

Masyarakat yang melihat titik api atau kepulan asap di kawasan hutan dan lahan juga diminta segera melaporkannya kepada kepolisian maupun instansi terkait.

Respons cepat menjadi kunci dalam mencegah Karhutla meluas. Polres Bungo memastikan setiap informasi hotspot akan ditindaklanjuti demi menjaga lingkungan sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman kebakaran yang lebih besar.(Yorda)