Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kebakaran Hebat di Dusun Buat, 9 Rumah Ludes dan Kerugian Tembus Rp1,6 Miliar

BUNGO — Kebakaran hebat menghanguskan permukiman warga di Dusun Buat, Kecamatan Bathin III Ulu, Kabupaten Bungo, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Musibah tersebut menyebabkan 9 rumah warga ludes terbakar, sementara 4 rumah lainnya mengalami rusak berat dan 1 rumah rusak ringan.

Tak hanya bangunan, kobaran api juga menghanguskan 7 unit sepeda motor, perabotan rumah tangga hingga surat-surat berharga milik warga. Total kerugian materiel sementara ditaksir mencapai Rp1,6 miliar.

Kasi Humas Polres Bungo, Iptu Bambang JM, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Rendi bin Toba (17). Saat itu, Rendi sedang dalam perjalanan pulang dari rumah temannya.

Sesampainya di sekitar lokasi, Rendi melihat kobaran api sudah membesar dari rumah milik Baihaki. Ia kemudian segera mengumumkan kejadian tersebut melalui pengeras suara masjid.

“Sesampainya di sekitar lokasi, saksi melihat api sudah membesar dari rumah milik Baihaki. Selanjutnya korban mengumumkan kejadian tersebut melalui pengeras suara masjid sehingga warga berdatangan untuk membantu,” ujar Iptu Bambang.

Mendengar pengumuman tersebut, warga langsung berbondong-bondong menuju lokasi. Mereka berupaya menyelamatkan barang-barang berharga sekaligus membantu memadamkan api agar tidak semakin meluas.

Informasi kebakaran juga segera diteruskan kepada personel Polsek Rantau Pandan. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan serta penanganan awal di tempat kejadian perkara (TKP).

Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran bersama masyarakat berjibaku mengendalikan kobaran api. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Adapun sembilan rumah yang hangus terbakar masing-masing milik Baihaki, Mas’ud, Mayulis, Sobirin, Umar, Yusuf, Yurna, Sui dan Maimunah.

Sementara itu, rumah milik Hambali, Bahrun, Hafizah dan Zarnazi mengalami rusak berat. Sedangkan rumah milik Rusmani mengalami rusak ringan.

Terkait penyebab kebakaran, polisi masih melakukan penyelidikan. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik.

“Untuk sementara, kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Namun penyebab pasti masih dilakukan pendalaman dan penyelidikan,” jelas Iptu Bambang.

Pasca kejadian, personel kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TPTKP), memasang garis polisi, mengamankan barang bukti, mengumpulkan keterangan sejumlah saksi serta berkoordinasi dengan Camat, Rio dan perangkat Dusun Buat.

Kapolres Bungo AKBP Zamri Alfino, S.I.K. melalui Kasi Humas mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman.

Masyarakat juga diminta tidak menggunakan sambungan listrik yang berisiko menimbulkan korsleting. Pemeriksaan berkala terhadap instalasi listrik dinilai penting sebagai langkah pencegahan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.(Yorda)