Trail Turun Tangan! Polres Dharmasraya Perkuat Satgas Anti Karhutla hingga Libatkan Komunitas
DHARMASRAYA — Mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polres Dharmasraya terus memperkuat kesiapsiagaan dengan mengoptimalkan peran Satgas Anti Karhutla serta menggandeng berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas trail.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya serius Polres Dharmasraya dalam mencegah dan meminimalisir ancaman kebakaran hutan dan lahan yang dapat menimbulkan dampak luas bagi lingkungan dan masyarakat.
Kesiapan Satgas Anti Karhutla ditandai dengan pelaksanaan apel kesiapsiagaan di sejumlah wilayah di Kabupaten Dharmasraya, meliputi Kecamatan Sungai Rumbai, Koto Baru, Sitiung, dan Pulau Punjung.
Apel kesiapsiagaan tersebut menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, sekaligus memperkuat koordinasi seluruh unsur dalam menghadapi potensi terjadinya karhutla.
Polres Dharmasraya menekankan pentingnya langkah pencegahan melalui deteksi dini, patroli rutin, edukasi kepada masyarakat, serta respons cepat terhadap setiap informasi maupun indikasi kebakaran.
Tak hanya mengandalkan kekuatan personel kepolisian, Polres Dharmasraya juga memperluas sinergi dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam upaya pencegahan.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui Deklarasi Komunitas Trail Kabupaten Dharmasraya, yang menyatakan komitmennya untuk ikut membantu kepolisian melakukan patroli dan pemantauan di wilayah-wilayah yang dinilai rawan karhutla.
Keterlibatan komunitas trail diharapkan mampu memberikan kontribusi besar, terutama karena kendaraan trail memiliki mobilitas tinggi dan dapat menjangkau daerah-daerah sulit yang tidak mudah diakses kendaraan biasa.
Dengan kemampuan tersebut, komunitas trail diharapkan dapat membantu memperkuat sistem deteksi dini sekaligus mempercepat penyampaian informasi kepada pihak terkait apabila ditemukan titik api maupun potensi terjadinya kebakaran.
Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, masyarakat, komunitas, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam menjaga Kabupaten Dharmasraya dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Upaya pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.
Bersama bergerak, bersama mencegah.
Jaga hutan dan lahan, cegah karhutla di Dharmasraya.
POLRES DHARMASRAYA — BERSAHAJA
Bersama, Santun, Harmoni, Jaga dan Jaya(Af)
